Statemen Resmi Al-Qaeda
Ramai diberitakan bahwa 7 agen CIA tewas bersama orang yang bakal direkrut menjadi kepanjangan tangan CIA tersebut. Orang tersebut ditengarai bernama Humam Khalil Abu Mulal Albalawi (36 tahun), yang merupakan seorang dokter. Siapa sangka, dia teryata Syekh Abu Dujanah Al Khurosany yang dikenal sebagai seorang penulis, dai yang aktif di situs-situs jihad. Berikut statemen resmi yang dikeluarkan oleh Tandzim Al Qaeda terkait aksi beraninya tersebut, yang dikeluarkan oleh Markaz Media Al Fajr.
Statemen Resmi Al-Qaeda Tentang Syahidnya Abu Dujanah Al-Khurosany
Bismillahirrohmanirrohim
Komando Umum
Tanzhim Al-Qaeda
Statemen Berkenaan dengan Serangan Abu Dujanah Al-Khurosany -semoga Allah menerimanya- Menembus Benteng Amerika
Di bawah naungan Imaroh Islam Afghanistan -semoga Allah selalu memberkati dan memuliakannya-dan dengan keberanian yang sedikit tandingannya, dengan keimanan, azam, dan keteguhan, dengan bertawakal kepada Allah ta’ala, rindu pertemuan dengan-Nya, dan cinta yang mendalam akan ridho-Nya, dan itsar yang menakjubkan dengan apa yang di sisi-Nya. Setelah penantian dengan sabar, setelah pertolongan, planning dan manajemen yang inovatif, dan infiltrasi ganda ke markas intelijen musuh, Yordania dan Amerika, dan perang adalah tipu daya. Seorang Mujahid ksatria dokter Abu Dujanah Al-Khurosany (Humam Kholil Muhammad Abu Milal), seorang penulis, da’i yang dikenal baik di situs-situs jihad internet. Seorang muhajir dan Mujahid yang berkorban dengan jiwa dan hartanya, telah mencapai titik puncak usahanya. Perlindungan dan kasih sayang Allah telah sempurna padanya. Dia maju ke depan dan tidak berpaling mundur, mencari kebahagiaan, pelaku amaliyah inghimasyiyah, operasi istisyhad, meledakkan sabuk peledaknya yang kreatif dan cerdik, yang tercover dari pandangan orang-orang yang tidak beriman dengan akherat, di tengah-tengah kumpulan intelijen Amerika dan Jordania, di Khost Afghanistan, malam kamis 14 Muharrom 1431 H bertepatan dengan 31 Desember 2009 M sebagai balasan bagi para syuhada’ sebagaimana yang ia tuliskan dalam wasiyatnya: sebagai balasan untuk komandan dan amir Baitullah Mehsud, untuk dua komandan Abu Sholih Ash-Shumaly dan Abdullah Sa’id Al-Liby beserta ikhwan-ikwan mereka rahimahumullah, semoga Allah merahmati mereka semua.
Semoga Allah ta’ala merahmatimu wahai Abu Dujanah Al-Khurosany dan mengangkat derajatmu di ‘Iliyyin. Demi Robb Ka’bah engkau telah menang wahai Abu laila, insyaallah. Engkau telah jujur dan benar. Engkau telah memberikan suri tauladan. Engkau buktikan perkataanmu dengan perbuatan. Engkau ikuti para penulis dan pembicara sebelummu. Semoga Allah membahagiakanmu. Kesabaranmu, jihadmu, luka-lukamu di jalan Allah, semuanya hanya karena Allah. Kholwatmu dan munajatmu hanya kepada Allah, dan pahalamu di sisi Allah. Allah lah pelindungmu dan di sisi Allah tempat perjumpaan di surga firdaus yang tinggi insyaallah wahai saudara tercinta.
Kami memohon kepada Allah ta’ala agar memberkati peninggalanmu dan memberkati keluargamu.
Dan sungguh ikhwan-ikhwanmu terus melaju di atas jalanmu. Pikiran mereka takkan pernah tenang dan mereka takkan pernah berhenti menyerang Amerika sampai mereka menghajar Amerika dengan amaliyah yang lebih besar dan lebih dahsyat dengan izin Allah ta’ala.. Bergembiralah dan berbanggalah umat islam dengan pahlawan semisal engkau.
Wallahu akbar wa lillahil hamd. Allah Maha Besar dan pujian bagi Allah.
Demikian statemen yang kami buat dan kisah perjalanannya akan disebarkan melalui media pada rilis yang sesuai dengan pertolongan Allah.
Sholawat dan salam kepada nabi kita Muhammad beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya dengan ihsan.
Komando Umum Tanzhim Al-Qaeda
Mushthofa Abul Yazid
Afghanistan, 16 Muharrom 1431 H – 2 Januari 2010 M
Markaz Media Al-Fajr
NATO: Enam Tentara Kembali Tewas
NATO: Enam Tentara Internasional Kembali Tewas Di Afghanistan
KABUL (Arrahmah.com) – Enam tentara salibis internasional tewas pada hari Senin (11/1) dalam gelombang kekerasan di beberapa daerah di Afghanistan, kata NATO.
Tentara yang tewas termasuk tiga warga Amerika di Afghanistan selatan, seorang tentara Perancis di timur laut Kabul, dan dua dari negara lain yang tidak disebutklan oleh NATO dan pejabat militer.
Kematian tersebut meningkatkan korban tewas di pihak salibis menjadi 15 orang sejak awal tahun ini.
“Seorang anggota layanan ISAF tewas hari ini dalam sebuah serangan IED di Afghanistan selatan,” sebagaimana diungkapkan dalam pernyataan ISAF NATO.
Tiga tentara AS tewas saat berperang melawan mujahidin di Afghanistan selatan, kata ISAF.
Insiden tewasnya keenam tentara itu mengikuti kematian seorang prajurit Perancis yang meninggal akibat luka-luka yang dideritanya pada serangan serupa di wilayah yang tidak jauh dari ibukota Kabul, pejabat kantor kepresidenan Nicolas Sarkozy dan militer Perancis mengatakan.
NATO: Enam Tentara Internasional Kembali Tewas Di Afghanistan
Seorang pejabat NATO yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa lima prajurit yang tewas juga salah satunya berasal dari Perancis, namun informasi ini tidak dapat dikonfirmasi oleh ISAF atau otoritas Perancis.
NATO dan AS saat ini memiliki 113.000 pasukan di Afghanistan yang ditugaskan untuk bertempur bersama pasukan Afghanistan dalam agenda perang melawan teror yang ternyata menjadikan kondisi Afghanistan lebih kacau daripada sebelum invasi AS beberapa tahun lalu.
Sejumlah 40.000 pasukan lain sedang dalam proses penyebaran tahun ini oleh Amerika Serikat dan mitra NATO lainnya sebagai bagian dari strategi perang baru Obama yang bertujuan memerangi Taliban dan ‘membangun kembali’ Afghanistan. (althaf/afp/dawn/arrahmah.com)
Irhab yang sukses
Beberapa media dunia menyebut upaya serangan terhadap pesawat Amerika di Detroit adalah serangan gagal. Diberitakan sebelumnya, Umar Farouk Abdulmutallab melakukan terbang dari Lagos ke Amsterdam, sebelum mengubah rute penerbangan pesawat menuju Detroit, dimana ia diduga mencoba melakukan pemboman pesawat.
Hal ini juga menjadi pembicaraan hangat di sebuah forum para “jihadis” dunia maya berbahasa Inggris.
Seorang member forum tersebut menjelaskan : “Saya perlu memberi peringatan kepada saudara-saudara kita, saya telah membaca di beberapa situs web jihad yang menyebutkan bahwa saudara Abdulmutallab gagal dalam misinya, saya ingin katakan bahwa sebenarnya Abdulmutallab yang tinggal di Amerika ini telah berhasil dalam misinya. Mungkin ia tidak mencapai tujuan penuh, tetapi anda tidak membutuhkan nilai sebesar 100% untuk lulus dalam sebuah kelas”, kata seorang member forum jihad yang menggunakan nick Abu Abdur-Rahman.
Anggota forum lain menambahkan: “Apa yang dilakukan Abdulmutallab adalah menanamkan rasa takut kepada Amerika. Dan ini adalah prestasi yang sangat signifikan. Peningkatan takut terbang misalnya, dapat melumpuhkan penerbangan dan menyebabkan masalah ekonomi. Takut dalam dirinya sendiri, menyebabkan orang tidak percaya satu sama lain dan menyalahkan satu sama lain serta menyalahkan polisi, pemerintah dan instansti yang terkait dengan pemerintah”, kata member bernama Abu Ateeq.
Lalu komentar ditutup oleh anggota forum jihadis lain yang mengatakan “Mari kita jangan memandang apa yang saudara kita Abdulmutallab tidak lakukan, melainkan apa yang sudah ia hasilkan dari usahanya”.
Dan ternyata benar saja, setelah upaya oleh Abdulmutallab ini ada kejadian lain yang mengikuti. Yaitu mengenai “Jet Tempur AS Kejar Pesawat Komersial Gara-gara Penumpang Mencurigakan”. Seperti yang diberitakan detik.com hari Sabtu, 09/01/2010 11:05 WIB.
Colorado – Lagi-lagi jet tempur AS dikerahkan untuk mengawal pesawat komersial. Gara-garanya, seorang penumpang pesawat bersikap mencurigakan selama penerbangan.
Dua jet tempur F-16 dikerahkan pada Jumat, 8 Januari pukul 11.44 waktu setempat untuk mengejar pesawat AirTran Airways dengan nomor penerbangan Flight 39 bertujuan San Francisco, AS. Pesawat tempur itu diluncurkan setelah ada laporan bahwa seorang penumpang yang mabuk mengunci dirinya di toilet pesawat.
Demikian disampaikan Komando Pertahanan Udara Amerika Utara atau North American Aerospace Defense Command (NORAD) seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (9/1/2010).
Akibat ulah penumpang tersebut, pilot pesawat memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke bandara Colorado. Dua jet tempur F-16 dikerahkan untuk mengawal pesawat AirTran Airways hingga mendarat dengan selamat di Bandara Colorado Springs.
Sebelum mengunci diri di toilet pesawat, pria itu menolak perintah kru pesawat untuk duduk di kursinya. Setiba di Colorado, kepolisian setempat langsung menahan pria bernama Muhammad Abu Tahir asal Virginia, AS itu. FBI menyatakan, pria berusia 46 tahun itu kini ditahan di penjara El Paso County Begitu mendarat di Colorado, anjing-anjing pelacak dikerahkan untuk memeriksa pesawat yang bertolak dari Atlanta tersebut. Setelah itu pesawat dinyatakan aman dan diizinkan melanjutkan perjalanan ke San Francisco.
Sebelumnya dua jet tempur F-15 dikerahkan untuk mengejar sebuah pesawat komersial bertujuan Hawaii dikarenakan seorang penumpang yang menimbulkan “gangguan”.
NORAD, misi gabungan AS-Kanada, kian gencar mengerahkan jet-jet tempur untuk merespons ancaman-ancaman teroris dari udara sejak serangan teroris 11 September 2001.
Para pilot pesawat tempur AS siap menembak jatuh pesawat-pesawat komersial jika memang diperlukan. Tujuannya untuk mencegah terulangnya serangan 11 September 2001 saat pesawat-pesawat komersial yang dibajak teroris menabrak gedung World Trade Center di New York dan Pentagon hingga menimbulkan ribuan korban jiwa.
Jadi Abdulmutallab termasuk sukses dalam upayanya, sebab orang-orang Amerika menjadi sangat khawatir terhadap penerbangan-penerbangan yang menuju Amerika. Dan menimbulkan rasa was-was diantara orang Amerika, seperti yang disebutkan para anggota forum tadi.
Perbatasan jadi fokus utama
Petraeus:
Perbatasan Pakistan-Afghanistan
Tetap Jadi Fokus Penting Perang AS
WASHINGTON - Kepala Komando Sentral AS, Jenderal David Petraeus menepis laporan mengenai kemungkinan AS menginvasi Yaman. Petraeus mengatakan bahwa angkatan perang Amerika dan sumber dayanya akan tetap difokuskan pada perbatasan Pakistan-Afghanistan dalam rangka melalukan perang untuk melawan Al Qaidah.
Petraeus yakin bahwa Al Qaidah saat ini berada di bawah tekanan di beberapa negara seperti Irak, Pakistan, dan Afghanistan dan menurut Petraeus, organisasi itu sekarang mulai mencari perlindungan di Yaman.
Namun, ia menegaskan kembali bahwa lokasi yang paling penting dalam perang Amerika melawan teror adalah perbatasan Pakistan-Afghanistan. Petraeus juga memperingatkan bahwa Al-Qaidah memiliki kemampuan untuk melaksanakan serangan mengerikan secara periodik, dan tekanan tetap harus dipertahankan pada gerak-gerik yang mengarah pada militansi Islam.
Amerika Serikat pun berencana untuk meningkatkan lebih dari dua kali lipat dana bantuan keamanannya ke Yaman, dari 70 juta dolar menjadi lebih dari 150 juta dolar dalam rangka untuk melawan pemberontakan Al-Qaidah di daerah tersebut.
Sang dokter pelaku pemboman CIA
Video Pernyataan Dokter Pengebom Markas CIA Hadir di Internet
Kairo - Dokter asal Yordania yang memebunuh tujuh petugas CIA melalui serangan bom rompinya di Afghanistan mengatakan semua jihadis harus menyerang semua target Amerika untuk membalas kematian pemimpin Taliban Pakistan Baitullah Mehsud, hal tersebut ia katakan dalam sebuah video yang diposting hari Sabtu di sebuah chanel TV Arab.
Humam Khalil Abu Mulal al-Balawi terlihat duduk bersama pemimpin Taliban Pakistan yang baru Hakimulllah Mehsud, ia menjelaskan mengenai bagaimana para mujahidin yang datang dari seluruh dunia ke Pakistan akan diberi tempat tinggal oleh Taliban Pakistan dan para mujahidin harus melakukan balas dendam terhadap serangan-serangan Amerika.
Pada Agustus lalu, Baitullah Mehsud, pemimpin tertinggi Taliban Pakistan gugur setelah rumahnya dihantam misil CIA.
“Kami tidak akan pernah melupakan darah amir kami Baitullah Mehsud, Kami akan terus melakukan balas dendam dari dalam Amerika dan dari luar Amerika”, katanya. Ini adalah kewajiban katanya.
Al Balawi dalam video tersebut menggunakan pakaian khas Afghanistan, berbicara menggunakan bahasa Arab dalam rekaman video tersebut.
Menurut pengamat pergerakan jihad di internet, SITE menyatakan bahwa video ini dirilis oleh
![]() |
kelompok Taliban Pakistan.
Kabar panas yang menyebutkan bahwa ia digunakan oleh intelejen Yordania juga dijelaskan dalam video ini. Balawi terdengar menghina laporan-laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa ia bekerja untuk Amerika atau intelejen Yordania.
Video itu ditutup dengan pernyataan al Balawi bahwa Taliban dibawah kepemimpinan amir baru yakni Hakimullah Mehsud akan terus berperang hingga datangnya kemenangan.
Kanada korban terbanyak
Laporan dari The Guardian’s Datablog mengatakan bahwa 2009 telah menjadi tahun terburuk bagi tentara Inggris dalam konflik di Afghanistan, namun sebenarnya tentara Kanadalah yang menderita paling banyak.
Data dari The Guardian’s menunjukkan bahwa Amerika Serikat menderita korban paling banyak (Amerika kehilangan 658 tentara sejak tahun 2006, sementara Kanada kehilangan 125 tentara), tetapi secara proposional pasukan Kanada lah yang paling menderita.
Tentara pria dan wanita Kanada sejak tahun 2006 telah hilang sejumlah 5,1% dari total semua tentara yang dikirimkan ke Afghanistan, sementara Amerika hanya kehilangan 2,5% dan Inggris 3,6%. Ini berdasarkan presentase jumlah tentara yang dikirimkan negara-negara tersebut.
Jika jumlah tentara yang terluka dihitung, maka jumlahnya bahkan lebih besar. Laporan The Guardian mengatakan, dari semua tentara Kanada yang ditempatkan di Afghanistan, jumlah penderitaan baik yang terluka maupun terbunuh presentasenya adalah 23,9%, sementara Inggris 18,3% dan Amerika 14,3%. Hitungan ini dimulai sejak tahun 2006 untuk perang di Afghanistan seperti yang ditunjukkan dalam grafik dibawah ini.
![]() |
Rupanya medan Afghanistan benar-benar menjadi kuburan dan tempat peregangan nyawa bagi pasukan penjajah asing. Tak peduli Amerika, Inggris atau Kanada, semua mendapatkan bagiannya masing-masing.
Senjata makan tuan
New York Times: Pembom Markas CIA Merupakan Informan Terbaik CIA

Sebuah laporan di Amerika mengatakan agen ganda Yordania yang menewaskan tujuh anggota CIA dan seorang petugas intelijen Yordania di Afghanistan minggu lalu, merupakan “terbaik” yang dimiliki CIA dan ia memberi informasi tentang keberadaan para pemimpin teras al-Qaida.
New York Times mengutip pejabat intelijen senior Amerika yang tidak mau disebut namanya, mengatakan agen-agen CIA begitu tinggi harapan nya terhadap kemampuan informan ini untuk menyelusup ke lingkungan dalam al-Qaida. Akibatnya, agen-agen CIA ini melaporkan kepada pejabat teras Amerika tentang rencana pertemuan ini dan kemudian, pada pertemuan yang dihadiri banyak petugas CIA tersebut terjadilah peledakan bom itu. Padahal biasanya interview dengan informan hanya dilakukan antara si informan, satu petugas dan seorang penerjemah.
Pejabat intelijen seperti dikutip New York Times mengatakan, selama beberapa bulan informan ini memberi supervisor Yordania informasi yang bisa di verifikasi mengenai para anggota eselon rendah al-Qaida.
Tetapi pejabat mengatakan minggu lalu, pertemuan di pangkalan Amerika di provinsi Khost tersebut, merupakan pertama kalinya informan ini bertemu langsung dengan petugas CIA.
Pejabat CIA mengatakan mereka meneruskan penyelidikan mengenai bagaimana ia bisa menyelundupkan sebuah rompi berisi bom ke pertemuan itu dan melaksanakan serangan paling maut terhadap badan intelijen Amerika itu.
-
Terkini
- 235
- Sofyan Tsauri : “Datanglah Kalian Kemari, Bebaskan Tawanan Muslim”
- Kalkulator Zakat
- كيف يطيب القعود ؟! Bagaimana bisa (tetap) tenang untuk duduk?!
- Sofyan Tsauri divonis 10 tahun penjara
- 50 Tokoh JIL Indonesia”.. Maka Hati-hatilah Mereka adalah Dajjal
- Order Anda Untuk Ma-Isyah Mereka
- 158
- Foto Foto Merapi
- Mari Kita Sisihkan Sebagian Rezeki Untuk Keluarga Mujahid
- Bantahan Terhadap Sang Pendusta Nasir Abbas
- KHAWARIJ DAN BARA’AH KAMI DARI ‘AQIDAH DAN MANHAJ MEREKA
-
Tautan
-
Arsip
- April 2011 (1)
- Maret 2011 (1)
- Februari 2011 (2)
- Januari 2011 (3)
- Desember 2010 (1)
- November 2010 (2)
- Oktober 2010 (1)
- Juni 2010 (1)
- Mei 2010 (1)
- Februari 2010 (1)
- Januari 2010 (13)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

